Pernah nggak sih, susah mikir jernih karena kepala rasanya penuh banget? Nah, sekarang banyak orang yang udah nemu solusinya dengan kebiasaan kecil yang bisa ngebantu buat nyelesain masalah overthinking tersebut dengan “Journaling”
Dear, Diary… Kata-kata yang mungkin sangat melekat dengan kebiasaan menulis diary jaman dulu. Nah, Journaling sekarang udah jauh lebih seru! Ada Junk Journaling yang bisa mengekspresikan kreativitas kita dalam tempelan warna-warni, atau trend “Letter to My Future Self” yang bisa buat refleksi diri. Yuk, kenalan lebih lanjut, Squad!
Apa itu Journaling?
Simple-nya, Journaling merupakan kegiatan menuangkan isi kepala dan hati ke atas kertas – perasaan, pikiran random, sampai kenangan yang bikin senang hingga kesel. Nggak ada ketentuan khusus buat nulisnya, nggak harus rapi dan nggak harus runtut. Mau nulis satu kalimat aja, boleh. Mau curhat panjang lebar juga boleh banget! Pokoknya Having Fun!
Journaling juga bisa bermanfaat buat “healing”:
a. Pikiran yang tadinya menumpuk, bisa jadi lebih lega begitu dikeluarkan lewat tulisan.
b. Kita bisa jadi lebih mengerti dengan diri sendiri.
c. Menulis hal-hal atau kenangan kecil yang buat hidup jauh lebih bermakna.
d. Bisa menjadi arsip perjalanan hidup yang seru untuk dibaca berulang.
Junk Journaling: Menulis Jurnal, Melatih Kreativitas, Hingga Mengurangi Sampah

Kalau Journaling hanya fokus dengan tulisan biasa, Junk Journaling bisa dikatakan next level dari Journaling! Setiap harinya, kita pasti mengeluarkan sampah. Dari sekian banyak barang yang tampak seperti sampah, sebenarnya ada beberapa yang menyimpan nilai dan cerita tersendiri, seperti tiket nonton, nota pembelian, atau kemasan suatu produk. Barang-barang kecil ini bisa disulap menjadi hiasan tempel untuk Junk Journal, dipadukan dengan coretan tangan yang membuat setiap halaman terasa lebih personal.
Nggak heran, belakangan ini Junk Journaling tengah menjadi trend, khususnya di kalangan Milenial dan GenZ. Kegiatan ini juga bisa menjadi media untuk mendaur ulang sampah dengan cara yang estetik. Hal ini bisa menjadi langkah kecil, tetapi bermakna dalam mengurangi jumlah sampah rumah tangga, terutama sampah kertas dan kemasan yang sering kali langsung dibuang begitu saja.
Letter to My Future Self: Surat Buat Diri Sendiri di Masa Depan
Journaling ini bisa jadi salah satu cara untuk mengenal dirimu lebih dalam, kamu bisa menulis surat untuk dirimu sendiri, tetapi baru akan dibaca lagi beberapa bulan bahkan bertahun-tahun ke depan, Squad! Semacam kapsul waktu pribadi yang menceritakan dirimu hari ini atau harapan untuk dirimu kedepannya
Mau coba? atau masih bingung buat nulisnya? Tenang, cukup ceritakan apa yang sedang kamu rasakan saat ini dan harapan atau doa untuk dirimu nanti, dan yang paling penting adalah pesan yang ingin kamu sampaikan ke dirimu di versi masa depan.
Jadi, sekarang kalian lebih tahu bukan mengenai Journaling, Squad? Journaling cocok untuk dijadikan media kebiasaan harian, sedangkan Junk Journaling cocok untuk menyalurkan sisi visual dan kreativitas, serta Letter of My Future Self bisa ngajak kamu buat mikir soal masa depan.
Mau coba tapi masih bingung mulai dari mana? Tenang! Yuk langsung praktik bareng di Intimate Journaling Workshop by Vivamuda X ARTLab!